Ketua Ikapi Banten : Literasi Banten ditengah Badai Korupsi

Kota Serang, ikapibanten.com Ikapi Banten kembali dipercaya oleh LSP PEP sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) dalam penyelenggaraan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Nasional Penulis Buku Nonfikasi dan Penyuntingan Naskah (Editor) yang dilaksanakan pada hari Sabtu (12/6/2021) yang bertempat di SMKN 1 Serang.

Ketua Ikapi Banten Andi Suhud Trisnahadi dalam sambutan awal mengatakan Penyelenggaraan Ujikom yang kedua oleh Ikapi Banten ini adalah bentuk komitmen Ikapi Banten dalam upaya meningkatkan ekosistem perbukuan, karena bagaimanapun dunia penerbitan tidak akan tumbuh subur bila minimnya penulis begitupun sebaliknya.

“Harapan kami, dengan diadakannya kegiatan seperti ini, Banten khususnya dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam dunia literasi tingkat nasional, sehingga Banten tidak melulu berpredikat provinsi dengan tingkat kasus korupsi yang tinggi.” ujar Andi Suhud

Kegiatan yang diikuti oleh 27 orang peserta menghadirkan Arief Sanjaya, M.Phil dan Dr. Maria Patricia selaku Asesor yang ditugaskan oleh LSP PEP yang telah berlisensi BNSP.

Sementara, Arif Sanjaya, M.Phil selaku perwakilan Asesor mengatakan Uji Kompetensi dan Sertifikasi ini menjadi penting dimiliki oleh seorang penulis ataupun editor.

“Kami mengapresiasi adanya Ujikom kali ini, Peserta ujikom di Serang di luar dugaan. Peserta uji portofolio adalah mereka yg sudah produktif mengarang, bahkan beberapa mendapatkan prestasi nasional. Sedangkan yang uji kompetensi adalah “para antusias”, mereka yang tengah bersemangat menjadi penulis-penulis profesional. Selamat untuk IKAPI Banten telah memfasilitasi peserta luar biasa” ujarnya

Arief Sanjaya menambahkan, “Kami berharap IKAPI Banten bisa terus memfasilitasi mereka yg penuh kesungguhan dan mereka yang patut diperhitungkan, baik dalam pelatihan maupun uji sertifikasi.”

Dalam kesempatan terpisah, Achmad Rozi El Eroy selaku Sekretaris IKAPI Banten mengatakan sangat bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan waktu yang sangat mepet.

“Peserta yang mengikuti Uji Kompetensi Penulis Buku Non fiksi sebanyak 21 orang, dan yang mengikuti Uji Kompetensi Penyunting Naskah (Editor) adalah sebanyak 5 orang. Dan saya berharap semua peserta memenuhi kreteria Kompeten sebagaimana yang diharapkan” Rozi menambahkan. (red)

Please follow and like us:
Tweet 20

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email